Keropos pada kolom beton di sebuah bangunan rumah tentu harus diatasi dengan cara yang tepat. Masalah ini bisa menyebabkan kerusakan yang fatal jika dibiarkan begitu saja.
Struktur beton memang seharusnya dibuat kuat dan padat sehingga bisa menopang bangunan dengan baik. Jika terjadi keropos pada struktur betonnya, maka hal ini bisa memicu kehancuran bangunan tersebut.
Penyebab Keropos Kolom Beton Rumah
Tentunya, masalah keropos pada beton terjadi bukan tanpa penyebab. Ada beberapa hal yang memang bisa memicu munculnya masalah keropos tersebut dan sebaiknya diantisipasi dengan cara yang tepat.
Berikut adalah beberapa faktor penyebab keropos beton yang perlu Anda ketahui.
● Pencampuran Bahan Beton yang Tidak Tepat
Penyebab yang pertama dan cukup sering terjadi adalah pencampuran bahan beton yang tidak tepat. Hal ini akan menyebabkan material utama beton jadi tidak cukup kuat untuk menopang bangunan.
Kesalahan seperti ini sebenarnya cukup beragam. Bisa jadi karena kadar air yang terlalu banyak, kurangnya agregat halus, juga proses pencampuran yang tidak dilakukan dengan cukup.
Itulah mengapa sebenarnya proses pencampuran bahan beton tidak bisa dianggap remeh. Kadar air dan material lainnya harus tepat serta proses pencampurannya juga harus benar.
● Pemasangan Bekisting yang Kurang Sempurna
Kesalahan berikutnya terletak pada pemakaian bekisting. Bekisting merupakan konstruksi sementara yang digunakan untuk membantu proses pembentukan beton sesuai kebutuhan.
Pemasangan bekisting yang baik jelas sangat dibutuhkan untuk menghasilkan konstruksi beton yang kokoh. Jika pemasangan bekisting kurang sempurna, maka bisa jadi muncul masalah lain seperti keropos pada struktur beton.
Hal ini disebabkan oleh material beton tidak dapat mengalir dengan rata dan sempurna. Selain posisi pemasangan yang tepat, penting untuk memastikan bekisting dalam kondisi yang bersih.
● Pemadatan Beton Tidak Sempurna
Penyebab berikutnya adalah pemadatan beton yang tidak berlangsung dengan sempurna. Biasanya hal ini terjadi karena vibrasi yang kurang merata.
Vibrasi itu sendiri merupakan getaran yang dihasilkan oleh alat bernama vibrator untuk membantu meratakan dan memadatkan beton. Jika proses ini tidak berlangsung dengan baik, maka kemungkinan muncul keropos pada beton jadi lebih besar.
Kondisi bekisting yang kotor juga bisa menyebabkan proses pemadatan beton tidak berlangsung sempurna. Itulah mengapa penting memastikan bekisting dalam kondisi bersih sebelum digunakan.
● Paparan Air Berlebih
Kadar air yang masuk ke dalam material beton akan berpengaruh pada hasil akhir kekuatan dan kepadatannya. Itulah mengapa saat melakukan pencampuran material harus tepat, terutama kadar air yang digunakan.
Paparan air berlebih juga bisa terjadi ketika proses pengeringan atau pemadatan. Jika tidak dilindungi dengan benar, maka paparan air akan jadi banyak dan hal ini memicu munculnya keropos pada struktur beton nantinya.

https://www.pexels.com/photo/black-pendant-lamps-in-white-building-1381782/
● Kualitas Material Kurang Bagus
Tentunya, penting sekali untuk memastikan kualitas material beton yang dipakai cukup bagus. Jika kualitasnya kurang baik, maka hasil akhir yang didapatkan juga tidak memuaskan.
Bisa saja, muncul banyak masalah seperti keropos pada struktur beton karena kualitas material yang buruk. Cara antisipasinya tentu saja dengan memilih jenis material beton yang kualitasnya bagus.
● Usia Bangunan Sudah Tua
Faktor penyebab keropos pada beton berikutnya adalah usia bangunan yang sudah tua. Tentu hal ini tidak bisa dipungkiri mengingat ketahanan bangunan memang akan menurun seiring waktu.
Jika memang muncul keropos pada struktur beton yang sudah cukup tua, maka solusinya adalah perbaikan. Tentunya, perbaikan tidak boleh ditunda lama demi mencegah kerusakan yang berdampak fatal.
Namun, sebenarnya kondisi ini dapat diantisipasi. Anda bisa memilih menggunakan material beton yang berkualitas baik dan melakukan langkah pemeliharaan dengan tepat.
Cara Penanganan Keropos Kolom Beton Rumah
Apa yang bisa dilakukan jika ada masalah keropos pada struktur beton? Tentu saja ada solusi penanganan yang dapat dilakukan agar struktur beton bisa bertahan dengan baik.
Teknik grouting beton bisa jadi solusi yang tepat dalam kondisi ini. Ini merupakan teknik pengisian rongga dan celah pada struktur beton.
Nantinya material khusus berupa semen grouting akan disuntikkan ke struktur beton. Cara ini efektif memadatkan struktur beton yang memiliki rongga akibat retak maupun adanya celah.
Tentunya langkah ini bisa memberikan hasil perbaikan yang efektif apabila dilakukan dengan tepat. Selain itu jenis material semen yang digunakan juga harus punya kualitas yang baik agar kekuatan struktur beton kembali normal.
Perbaikan Keropos Kolom Beton Pakai Semen Grouting Sika
Keropos pada beton memang sebaiknya segera diperbaiki untuk mencegah kerusakan lebih lanjut. Produk semen grouting dari Sika bisa menjadi pilihan material terbaik untuk melakukan perbaikan ini.
SikaGrout – 215 adalah varian produk Sika yang tepat untuk mengatasi masalah keropos pada struktur beton. Produk ini punya beragam keunggulan, salah satunya mudah diaplikasikan karena hanya terdiri dari satu komponen.
Keunggulan lain dari bahan grouting ini adalah memiliki karakteristik yang mudah mengalir. Kemudian konsistensi bahannya juga sangat mudah untuk diatur. Ditambah lagi, bahan ini juga terbukti memiliki kuat tekan akhir yang tinggi.
SikaGrout – 215 juga diketahui tidak bersifat korosif. Selain itu, komposisi bahan yang digunakan juga sangat aman dan tidak membahayakan lingkungan.
Sika sudah punya pengalaman selama 114 tahun dan menjadi bagian dalam berbagai jenis proyek besar. Salah satu contoh proyek yang dikerjakan Sika adalah Gardu Lepas Pantai di Jerman. Sika juga diketahui merupakan brand pertama yang mencetuskan semen waterproofing di Indonesia.
SikaGrout – 215 merupakan pilihan material semen grouting yang bisa diandalkan untuk mengatasi keropos pada kolom beton. Silakan klik di sini agar bisa mendapatkan semua informasi produk Sika lebih lengkap.